Hukum Sedekah dalam Islam Serta Keutamaannya

hukum sedekah

Hukum Sedekah – Sedekah asal kata bahasa Arab shadaqoh yg berarti satu pemberian yg dikasihkan oleh seorang muslim pada seorang yg berbeda dengan spontan dan suka-rela tanpa dibatasi oleh waktu dan banyak spesifik.

Turut berarti satu pemberian yg dikasihkan oleh seseorang berubah menjadi kebajikan yg mengharap ridho Allah SWT dan pahala hanyalah. Sedekah dalam pengertian di atas oleh sejumlah fuqaha (ahli fikih) disebuh sadaqah at-tatawwu’ (sedekah dengan spontan dan suka-rela).

Perbedaan Sedekah dan Zakat

hukum sedekah

Menurut fuqaha, sedekah dalam arti sadaqah at-tatawwu’ tidak sama dengan zakat. Sedekah paling penting kalau dikasihkan dengan diam-diam di banding dikasihkan dengan jujur dalam arti dikabarkan atau diberitakan pada umum.

Hal seperti ini searah dengan hadits Nabi SAW dari teman akrab Abu Hurairah. Dalam hadits itu diterangkan antara lainnya hamba Allah SWT yg memperoleh naungan-Nya dalam hari kiamat.

Adalah seseorang yg memberi sedekah dengan tangan kanannya selanjutnya ia sembunyikan seakan-akan tangan kirinya tak mengetahui apa yg telah dikasihkan oleh tangan kanannya itu.

Sedekah paling penting dikasihkan pada grup kerabat atau sanak saudara sangat dekat sebelum dikasihkan pada seorang yg berbeda. Terus sedekah itu seyogyanya dikasihkan pada seorang yg serius tengah menginginkan uluran tangan.

Perihal beberapa syarat barang yg paling penting disedekahkan, sejumlah fuqaha berpendapat, barang yg akan disedekahkan seharusnya barang yg berkualitas baik dan diminati oleh pemiliknya.

Pahala sedekah akan lenyap apabila si pemberi masih menyebut-nyebut sedekah yg telah ia kasih atau menyakiti perasaan si penerima. Hal seperti ini diutamakan Allah SWT dalam firman-Nya (QS Al Baqarah [2]: 264)

Hukum Sedekah

Islam merekomendasikan umatnya buat saling berbagi, khususnya pada seorang yg tidak bisa. Karena itu, dalam Islam ada gagasan zakat dan sedekah. Zakat berati harta yang wajib dikeluarkan apabila udah penuhi persyaratannya. Tidak lama sedekah sekedar pemberian yg sifatnya sunnah saja.

Meski sedekah umumnya dipahami kesunahan, akan tetapi memang ada empat hukum sedekah yg butuh buat didapati:

Ke-1, mesti. Hukum sedekah bisa berubah menjadi wajib kala dapatkan orang yg memang membutuhkan. Misalnya, ada orang miskin dalam situasi lapar mohon makanan pada kita. Apabila tak diberi makanan dia akan sakit kritis atau meninggal dunia. Dalam situasi sejenis itu mesti memberi sedekah.

Ke-2, sunnah. Hukum asal sedekah memang sunnah dimana-mana dan kapanpun. Demikian dianjurkan buat umat Islam untu masih bersedekah, baik dalam situasi sukar atau lega.

Ke-3, makruh. Sedekah juga dapat hukumnya berubah menjadi makruh apabila barang yg disedekahkan tidak baik dan tidak bisa diperlukan.

Ke-4, haram. Hukum sedekah berubah menjadi haram apabila kita ketahui barang yg disedekahkan itu difungsikan buat kejahatan dan maksiat.

Itu empat hukum sedekah yg perlu disaksikan. Meski hukumnya sunnah, sedekah bisa menjadi mesti, makruh, bahkan haram tergantung pada konteksnya.

Kecuali ke-4 hukum diatas, bagaimana dengan sedekah online.? Sedekah online di era 21 ini juga berubah menjadi perihal yg umum, banyak instansi sosial yg membuat layanan sedekah online juga.

Walau demikian, Anda butuh waspada serta mengecheck lebih dahulu sebelum mentransfer sedekah Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *