Metode Penyetaraan Reaksi Redoks beserta Penjelasannya

penyetaraan reaksi redoks

Reaksi redoks yaitu perubahan pada suatu bilangan oksidasi atau keadaan oksidasi dari atom-atom yang terjadi saat reaksi kimia.

Istilah redoks sendiri berasal dari dua kata, diantaranya:

  • Oksidasi, yaitu pelepasan elektron pada molekul, atom, atau ion. Contoh reaksi oksidasi adalah pelepasan elektron, pengikatan oksigen, atau kenaikan biloks.
  • Reduksi, yaitu penambahan elektron pada sebuah molekul, atom, atau ion. Contoh reaksi reduksi adalah penangkapan elektron, pelepasan oksien, atau penurunan biloks.

Dalam reaksi redoks, terdapat senyawa yang mengalami reaksi oksidasi dan reduksi sekaligus. Sehingga, reaksi itu disebut juga sebagai reaksi autoredoks (disproporsionasi). Meski begitu, ada juga reaksi redoks yang hasil oksidasinya sama dengan hasil reduksi. Reaksi itu tersebut dinamakan reaksi konproporsionasi.

Metode Penyetaraan Reaksi Redoks

Penyetaraan jumlah atom dan jumlah muatan pada reaktan dan produk harus dilakukan pada reaksi redoks. Ada dua cara yang bisa dilakukan, yaitu dengan cara bilangan oksidasi (perubahan biloks) dan cara setengah reaksi (ion elektron). Berikut ini adalah penjelasannya:

1. Perubahan Biloks

Penyetaraan ini dilakukan dengan cara menyamakan jumlah elektron yang dilepas oleh reduktor serta elektron yang diikat oleh oksidator. Banyaknya elektron yang dilepas atau diterima tergantung dari perubahan biloks yang terjadi.

Dalam reaksi redoks cara ini, H2O selalu terlibat di dalam reaksi. Itu mengapa, molekul H2O perlu dituliskan ke dalam persamaan reaksi. Terkadang, ion H+dan OH– perlu dituliskan juga dalam persamaan untuk mengetahui apakah reaksi tersebut berlangsung dalam kondisi asam atau basa.

Berikut ini adalah langkah-langkahnya:

  • Tentukan biloks masing-masing pada substansi. Lalu, identifikasi atom atau ion yang akan diubah biloksnya.
reaksi redoks
  • Tuliskan jumlah elektron yang akan dilepas pada oksidasi serta jumlah elektron yang telah diterima pada reduksi.
reaksi redoks
  • Hitunglah koefisien reaksi reaktan pada bilangan bulat terkecil agar jumlah elektron yang dikirim selama oksidasi dan reduksi bisa disetarakan. Lalu, setarakan koefisien reaktan dan produk.
reaksi redoks
  • Lakukan penyetaraan atom O pada H2O(l), kemudian setarakan atom H pada H+(aq).
reaksi redoks
  • Tambahkan atom OH−(aq) pada reaktan serta produk dengan jumlah yang sama dengan jumlah atom H+(aq).
reaksi redoks
  • Kombinasikan atom H+(aq) dan OH−(aq) dengan sisi yang punya persamaan bentuk H2O(l), lalu hilangkan kedua atom tersebut pada jumlah H2O(l) yang sama dengan kedua sisi tersebut.
reaksi redoks
2. Metode Ion Elektron

Penyetaraan reaksi redoks dengan metode ini dibagi menjadi dua suasana, yaitu asam dan basa. Perbedaannya hanya sedikit, yaitu adanya penambahan OH– pada suasana basa. Berikut ini adalah langkah-langkahnya:

  • Ubah bentuk reaksi menjadi 2 setengah reaksi, yaitu reaksi oksidasi dan reduksi.
reaksi redoks
  • Setarakan atom-atom selain H dan O di masing-masing setengah reaksi.
  • Setarakan atom O dengan H2O(l), lalu setarakan lagi dengan atom H pada H+(aq).
reaksi redoks
  • Setarakan muatan pada elektron (e−)
reaksi redoks
  • Kalikan koefisien dengan masing-masing setengah-reaksi dari bilangan bulat yang muncul. Ingat, jumlah elektron yang dilepas pada setengah reaksi oksidasi jumlahnya harus sama dengan elektron yang diterima pada setengah reaksi reduksi.
reaksi redoks
  • Gabungkan kedua setengah-reaksi yang sudah sama tersebut menjadi satu persamaan reaksi, lalu hilangkan jumlah spesi-spesi yang mempunyai persamaan pada kedua sisinya.
reaksi redoks
  • Tambahkan OH−(aq) pada jumlah dengan reaktan dan produk sesuai dengan jumlah H+(aq).
reaksi redoks
  • Kombinasi H+(aq) dan OH−(aq) pada sisi yang sama-sama memiliki bentuk H2O(l). Lalu, hilangkan jumlah H2O(l) yang sama di kedua sisi.
reaksi redoks

Sekian artikel kami kali ini tentang penyetaraan reaksi redoks. Semoga artikel ini bisa membantu kamu untuk mempelajari materi kimia ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *